Sabtu, 23 April 2022

Penggunaan oli mesin dan oli transmisi pada kendaraan motor matic saat ini masih memberi peran penting untuk bisa menjalankan mesin secara optimal.

Hanya saja beberapa kalangan pengguna motor matic masih belum terlalu mengerti seperti apa fungsi dari kedua jenis oli tersebut.

Memang dari fungsi dua oli baik mesin ataupun transmisi ini masih berkaitan, sehingga tidak bisa disamakan fungsinya. 

Tentu saja Anda bisa melihat seperti apa perbedaan dari oli mesin dan oli transmisi yang mana kerap dicermati dan juga bisa Anda optimalkan untuk menunjang fungsi dari kedua jenis oli tersebut.

Apa Bedanya Oli Mesin dan Oli Transmisi di Motor Matic

Perbedaan Oli Mesin dan Oli Transmisi Motor Matic

1.Fungsi Oli Terhadap Kinerja Mesin

Selalu saja menjadi perhitungan penting dimana sejak awal kedua jenis oli tersebut memang menjadi salah satu cairan pelumas komponen yang berbeda. 

Pada oli mesin tentu memberi pelumasan komponen berbahan logam di dalam mesin, sedangkan oli transmisi sendiri berfungsi untuk melumasi komponen di bagian transmisi.

Baca Juga : Penyebab Mobil Overheat, Yuk Cek Secara Detail

2.Melihat Kandungan Aditif

Terdapat kandungan aditif yang mana disebut sebagai salah satu fungsi oli sebagai pendingin, perapat dan juga anti karat. 

Akan tetapi dari kandungan aditif inilah membuat oli mesin dan oli transmisi berbeda. Pada oli mesin sendiri memiliki kandungan aditif lebih kompleks sehingga dari fungsinya benar-benar diperhitungkan. 

3.Dari Aspek Takaran Oli

Banyak hal bisa diperhitungkan dimana takaran oli baik pada versi oli mesin dan transmisi juga tidak sama. 

Akan tetapi dari jumlah takaran masing-masing masih tergantung pada kapasitas yang dimiliki setiap mesin. 

Pada kapasitas oli mesin motor umumnya berkisar di nilai 0.8 L - 1 L untuk motor matic. Sedangkan dari oli transmisi motor matic biasanya mencapai 100ml dan 120ml.

4.Waktu Penggantian

Secara tidak langsung lama waktu penggantian oli mesin juga tidak sama seperti oli transmisi. Dibandingkan oli mesin, pada jenis transmisi ini bertahan lebih lama. 

Pada kondisi normal oli mesin matic harus diganti dengan jarak menengah yakni 4.000km. Sedangkan dari oli transmisi juga biasanya perlu diganti setiap 8.000km. 

Baca Juga : Fitur Mobil Ini Jarang Dipakai, Terus Apa Fungsinya?

5.Efek Saat Jumlah Oli Berkurang

Pada aspek jumlah oli mesin dan oli transmisi pastinya berbeda dari pengurangannya karena masa pakai. Dari sinilah rata-rata efek yang bisa terlihat adanya performa motor yang menurun. 

Sedangkan dari kekurangan oli transmisi membuat motor kerap mengeluarkan suara berisik hingga mengalami kerusakan di bagian CVT.

Dari sinilah Anda bisa melihat bagaimana pentingnya memilih oli mesin dan oli transmisi yang benar-benar diperhitungkan pada performa motor matic. 


0 komentar:

Posting Komentar